Tahun 2025 menjadi lembaran baru yang penuh tantangan bagi enam pemuda tangguh asal SMKN 1 Kuningan. Meninggalkan sejenak kenyamanan ruang kelas dan seragam sekolah, keenam siswa laki-laki ini melangkah mantap menuju Kabupaten Bandung. Tujuannya hanya satu: menaklukkan program Magang Prakerin PKL Budidaya Ikan di Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Tunas Mina Lestari.
Galeri foto dokumentasi di halaman ini bukan sekadar pajangan, melainkan rekam jejak nyata dari keringat, kerja keras, dan kekompakan mereka. Mengelola kolam perikanan darat membutuhkan lebih dari sekadar kecerdasan akademis; ia menuntut ketahanan fisik, kecekatan, dan mental pantang menyerah. Di sinilah keenam siswa tersebut membuktikan kualitas diri mereka sebagai calon penerus industri agribisnis perikanan Indonesia.
Mengubah Area Kolam Menjadi Laboratorium Kehidupan
Kedatangan rombongan SMKN 1 Kuningan di Tunas Mina Lestari Bandung pada tahun 2025 ini membawa energi yang luar biasa. Berbekal teori dasar dari sekolah, mereka terjun langsung bergelut dengan lumpur, air, dan cuaca lapangan.
Kehadiran enam siswa laki-laki ini memungkinkan pembagian tugas yang sangat dinamis dan solid di lapangan. Melalui pengawasan ketat dari instruktur praktisi Tunas Mina Lestari, mereka membedah rutinitas harian pembudidaya sejati, di antaranya:
- Adu Ketangkasan dalam Sortir dan Grading: Momen yang paling menguras tenaga adalah ketika memilah ukuran ikan di dalam jaring besar. Kekompakan keenam pemuda ini diuji saat mereka harus bekerja cepat di dalam air agar ikan tidak mengalami stres yang berlebihan.
- Disiplin Pakan dan Perawatan Ekosistem: Tidak ada kata libur dalam memberi makan organisme hidup. Setiap hari, mereka belajar meracik pakan, menghitung Feed Conversion Ratio (FCR), dan memastikan kualitas sirkulasi air kolam tetap dalam standar parameter yang aman.
- Mengeksekusi Panen dan Logistik Distribusi: Mengangkat hasil panen dari kolam ke wadah penampungan menuntut fisik yang prima. Keenam siswa ini mempraktikkan langsung teknik packing beroksigen agar ikan hidup selamat sampai ke tujuan pengiriman.
Mengapa Kolaborasi dengan Tunas Mina Lestari Bandung Begitu Penting?
Bagi sekolah kejuruan seperti SMKN 1 Kuningan, memilih lokasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang tepat adalah investasi bagi lulusannya. Tunas Mina Lestari tidak memosisikan peserta magang sebagai pekerja kasar, melainkan sebagai “mitra belajar” yang dibimbing penuh.
Keuntungan komprehensif yang dirasakan langsung oleh keenam siswa pada periode magang 2025 ini meliputi:
- Transfer Ilmu Gaya Praktisi: Mengetahui cara mengatasi troubleshooting (masalah mendadak) di kolam yang sering kali tidak tercantum dalam buku pelajaran sekolah.
- Asistensi Laporan Prakerin: Pengalaman lapangan yang kaya akan menjadi sia-sia jika tidak terdokumentasi dengan baik. Instruktur kami mendampingi mereka dalam menyusun data kuantitatif harian untuk dijadikan bahan utama pembuatan laporan akhir PKL.
- Sertifikat Penilaian Resmi: Bukti sah bahwa keenam pemuda ini telah memenuhi standar kompetensi industri budidaya ikan dan siap bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha mandiri.
Mencetak Petarung Perikanan Masa Depan
Potret senyum puas dengan tangan dan pakaian yang kotor oleh tanah dalam dokumentasi ini adalah bukti dari sebuah proses belajar yang sukses. Pengalaman Magang Prakerin PKL Budidaya Ikan di Tunas Mina Lestari Bandung tahun 2025 ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi keenam siswa SMKN 1 Kuningan untuk terus berkembang.
Kami dari Tunas Mina Lestari mengucapkan terima kasih atas kepercayaan SMKN 1 Kuningan. Kami terus membuka pintu seluas-luasnya bagi SMK dan Perguruan Tinggi lainnya dari berbagai daerah untuk mengirimkan siswa-siswi terbaiknya mencicipi kawah candradimuka perikanan di tempat kami.


