Kegiatan pengiriman ikan darat siswa magang SMK di Tunas Mina Lestari

Rekam Jejak 2024: Keseruan Magang Prakerin PKL SMK PPN Tanjungsari di Tunas Mina Lestari

Tahun 2024 menorehkan cerita membanggakan di fasilitas P2MKP Tunas Mina Lestari, Kabupaten Bandung. Melalui galeri dokumentasi yang tersaji, kita diajak melihat langsung dedikasi luar biasa dari siswa-siswi SMK PPN Tanjungsari program keahlian Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT) yang tengah menjalani masa Magang Prakerin PKL.

Menariknya, dokumentasi ini mematahkan stigma bahwa bekerja di kolam perikanan didominasi oleh laki-laki. Terlihat jelas bagaimana para siswi dengan sigap dan tanpa ragu terjun langsung bergelut dengan air, jaring, dan manajemen usaha perikanan. Selama masa magang di tahun 2024 tersebut, mereka tidak hanya mengasah hard skill teknis, tetapi juga ditempa menjadi pelaku agribisnis yang memahami alur kerja dari hulu (pembenihan) hingga ke hilir (pemasaran).

Menguasai Hulu ke Hilir: 4 Momen Krusial Praktik Lapangan

Kurikulum lapangan yang diterapkan oleh instruktur praktisi Tunas Mina Lestari untuk peserta magang SMK PPN Tanjungsari dirancang sangat komprehensif. Berikut adalah kegiatan utama yang sukses mereka eksekusi:

1. Praktik Pemijahan Ikan Mas yang Telaten

Langkah awal dari siklus budidaya dimulai dari sini. Para siswa dan siswi diajarkan kepekaan dalam menyeleksi kelayakan induk ikan mas (Cyprinus carpio). Mereka mempraktikkan langsung cara mempersiapkan media kakaban (tempat menempel telur), mengatur debit air untuk merangsang proses pemijahan alami, hingga mengontrol suhu agar telur berhasil menetas menjadi larva dengan tingkat keberhasilan tinggi.

2. Pendederan Ikan Mas di Kolam Bak

Setelah menetas, fase pendederan (pembesaran benih) membutuhkan perhatian ekstra. Alih-alih di kolam tanah, praktik pendederan ikan mas kali ini difokuskan pada kolam bak (beton/terpal). Peserta magang belajar mengontrol parameter kualitas air secara ketat di lahan terbatas, mengatur ritme pemberian pakan alami (seperti cacing sutra atau kutu air), dan menyedot endapan kotoran agar benih tumbuh sehat dan seragam.

3. Pendederan Ikan Lele: Uji Kecepatan dan Ketelitian

Berbeda dengan ikan mas, pendederan benih ikan lele menguji kecekatan peserta. Karena sifat lele yang rakus dan rentan kanibal, siswa-siswi SMK PPN Tanjungsari dilatih untuk melakukan grading (penyortiran ukuran) secara berkala. Mereka belajar mengelola padat tebar tinggi, meracik pakan dengan nutrisi yang tepat, serta menjaga air kolam agar tidak memicu penyakit akibat sisa pakan.

4. Strategi Pemasaran Ikan Nila & Eksekusi Pengiriman Darat

Inilah yang membedakan magang di Tunas Mina Lestari dengan tempat lainnya; peserta diajarkan berbisnis! Setelah lelah di kolam, mereka masuk ke fase hilir.

  • Pemasaran Nila: Peserta dilibatkan dalam proses penawaran harga, memahami standar ukuran ikan nila yang diminati pasar (konsumsi maupun rumah makan), dan belajar negosiasi dengan pengepul.
  • Logistik via Darat: Tidak hanya menjual, mereka juga mempraktikkan proses packing tertutup menggunakan oksigen, hingga teknik memuat hasil panen ke dalam armada bak terbuka (mobil pick-up/truk). Mengelola ritme pernapasan ikan selama perjalanan pengiriman via darat adalah ilmu mahal yang sangat krusial untuk mencegah kematian ikan di perjalanan.

Membekali Generasi Muda dengan Kompetensi Industri

Pengalaman Magang Prakerin PKL di tahun 2024 ini memberikan output yang sangat nyata bagi siswa-siswi SMK PPN Tanjungsari. Mereka pulang tidak sekadar membawa nilai dan Sertifikat Magang, melainkan pemahaman utuh tentang bagaimana roda bisnis perikanan darat berputar dari kolam pemijahan hingga sampai ke tangan pembeli.

Tunas Mina Lestari merasa bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan akademis mereka. Kami akan selalu menjadi laboratorium hidup yang terbuka bagi sekolah-sekolah kejuruan di seluruh Indonesia untuk melahirkan wirausahawan perikanan masa depan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *